Diterbitkan 07 Jun 2024

Jangan Sampai Menjadi Salah Satunya! Ini Solusi Atasi Gen Z Menganggur

Apakah kamu sudah membaca berita sebelumnya yang membahas akar masalah penggangguran generasi Z? Karena isi dari artikel ini akan membahas mengenai keberlanjutan solusi dari permasalahan tersebut!

Pengembangan Diri

Pers Kampusinovatif

Kunjungi Profile
69x
Bagikan

Apakah kamu sudah membaca berita sebelumnya yang membahas akar masalah penggangguran generasi Z? Jika belum, kalian bisa membacanya di sini. Karena isi dari artikel ini akan membahas mengenai keberlanjutan solusi dari permasalahan tersebut!

 

Baca juga: 5 Daftar Konten Kreator yang Dapat Membantumu Seputar Kemahasiswaan!

 

Mengacu pada data oleh BPS yang menyatakan bahwa angka pengangguran generasi Z mencapai hampir 10 juta jiwa. Pengangguran yang dimaksud bukan hanya anak muda yang tidak bekerja, melainkan juga yang tidak sekolah dan tidak dalam pelatihan atau NEET (Not Employment, Education, or Training). Tentu berita ini menciptakan kekhawatiran di lingkaran generasi Z yang tidak ingin terjebak pada kondisi tersebut. Di luar faktor eksternal yang mempengaruhi, terdapat hal-hal yang bisa dilakukan sebagai upaya menghindari kategori NEET. Karena di balik tantangan, terdapat peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mencapai kesuksesan di masa mendatang. Apa saja yang bisa dilakukan? Mari kita bahas!

 

 

1. Optimalkan Industri Kreatif

Di zaman ini, banyak pekerjaan yang dulunya tidak memiliki profit yang menjanjikan, kini bisa menjadi peluang yang bagus untuk dipilih sebagai jalan karir. Pekerjaan ini diantaranya adalah content creator, editor dan desainer grafis. Pekerjaan tersebut menjadi relevan terutama karena media yang sudah terdisrupsi dan sebagian besar masyarakat sudah akrab dengan dunia digital dan konten. Jadi, untuk kamu yang memiliki minat dalam dunia hiburan, hal ini patut dicoba! Optimalkan media sosial yang kamu punya seperti Instagram, TikTok atau YouTube. Sebagai langkah utama, buatlah konten dengan konsisten baik secara pembahasan ataupun intensitas pengunggahan. Konten yang kamu buat akan menjadi portofolio kamu dan buatlah target audiens yang terfokus.

 

Baca juga: 10 Juta Gen Z Menganggur! Kok Bisa?

 

2. Freelance atau Remote Working

Dengan memanfaatkan kemudahan akses informasi yang sangat mudah, kamu dapat mencari pekerjaan lepas atau remote di berbagai platform daring. Untuk freelnace kamu dapat akses situs Freelancer.com, Sribulancer, dan Upwork, jika kamu ingin mencari yang bertaraf internasional kamu bisa cek Fiverr. Sedangkan untuk remote working kamu bisa akses We Work Remotely atau Working Nomads. Tetapi, jangan terbatas hanya pada situs-situs tersebut, kamu juga bisa mendapatkan inormasi mengenai pekerjaan di media sosial yang kamu gunakan.

3. Membangun Online Network

Bagi generasi muda, tentu tidak asing dengan aplikasi LinkedIn. Akan tetapi, apakah kamu telah menggunakan aplikasi tersebut dengan maksimal? Tidak perlu khawatir, tidak ada kata terlambat untuk memulai belajar! Kamu bisa memulai membangun personal branding pada akun milikmu dengan menyantumkan pengalaman professional yang sesuai dengan tujuan karir kamu. Selain itu, penting untuk terhubung dengan para professional di bidang terkait. Di samping LinkedIn, media sosial juga dapat menjadi wadah untuk mendapat informasi pekerjaan atau pelatihan, kamu bisa menemukan grup-grup diskusi sesuai minat dan mendapat inspirasi atau informasi peluang pekerjaan dan pelatihan

4. Aktif Komunitas dan Event

Setelah aktif dalam komunitas online kamu dapat mencoba untuk aktif pada komunitas luring. Cari komunitas yang dapat membantu kamu untuk meraih tujuan karir kamu. Hadiri meet-up atau konferensi yang diadakan sebagai tempat untuk kamu membangun jaringan profesional dengan expertise yang dapat memberimu motivasi tentang jalan karir yang kamu ingin tempuh.

5. Upgrading Skill

Seperti yang dibahas pada artikel sebelumnya yang membahas bahwa persaingan industri kian ketat dan mendorong kamu untuk mengembangkan skill sebaik mungkin agar menonjol dari orang lain. Pertama, kamu bisa menentukan keterampilan apa yang mau kamu kembangkan sesuai dengan jalan karir yang kamu pilih. Carilah sumber pelatihan yang relevan. Tidak hanya relevan dengan minat yang kamu ingin latih tetapi juga dengan kondisi finansial kamu. Jika kondisi finansial kamu belum terlalu stabil, telah banyak pelatihan gratis yang ditawarkan dengan syarat-syarat tertentu.

Telah banyak platform yang berkomitmen membantu generasi Z untuk lebih siap ketika terjun ke dalam dunia kerja. Salah satunya adalah Kampusinovatif.id, kamu dapat menemukan informasi yang bermanfaat dan pelatihan yang langsung dimentori oleh para ahli di bidang masing-masing. Cek situs dan media sosial Kampusinovatif.id untuk tahu banyak peluang yang bisa kamu manfaatkan sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih cemerlang.


Penulis: Sarah Penyunting: Francois Rynasher Mamarimbing

0

0

Komentar (0)

-Komentar belum tersedia-

Artikel Terkait

Suara Generasi Z: Memecah Tabu, Membangun Kesadaran tentang Kesehatan Mental
Pahlawan Tanpa Jubah Dalam Transformasi Kesehatan Mental
Kualitas Gen Z Akan Menentukan Keberhasilan Visi Indonesia Emas 2045
#MentalHealthMatters: Bagaimana Gen Z Berkontribusi dalam Problematika Mental Health
Social Comparison Berlebih di Sosial Media Berdampak pada Kualitas Hidup?
Peran Gen Z dalam Meningkatkan Kesadaran Mental Health di Media Sosial